Details, Fiction and tokio marine motor insurance malaysia



IMAM MUSJAB: Jarang sekali di asuransi marine cargo dinyatakan alamat consignee secara facts, biasanya hanya mencantumkan alamat “voyage from Singapore to Jakarta” warehouse to warehouse….ulasan information aku sent by electronic mail

Mas imam kalau diasuransi marine kargo apakah pengelapan tdk di jamin,contoh kalau yg membawa kabur barang adalah supir tertanggung sendiri polis jaminan one.

Masalahnya, pengangkutan barang sejenis metanol yang memiliki sifat korosit termasuk barang berbahaya dan cara pengangkutannya diatur lebih rinci di dalam IMDG Code.

Sejak Barang meninggalkan Gudang atau tempat penyimpanan awal sampai dengan diserah terimakan di gudang penerima atau digudang terakhir mana saja yang lebih dahulu yang saya tanyakan berlakunya 60 hari terhitung dari mana Pak Imam, apakah di mulai dari gudang pelabuhan.

Hal ini mengenai suatu kondisi di perusahaan manufaktur yang harus mengirimkan hasil produksi ke gudang perwakilan dengan menggunakan jasa Pihak Perkapalan. Saya ada beberapa pertanyaan Pak :

Bapak saya mau tanya pengertian dari loading and unloading clause serta sanction and limitation exclusion clause itu apa ya?

pak, maaf mau tanya.. saya new bee sekali dibidang expor impor. Mohon advice-nya, Awal bulan ini perusahaan saya impor barang dari europe, expression-nya CIF LCL, menggunakan forwarding agent utk custom clearance, saat penerimaan barang, kami diinformasikan brng tsb sudah rusak packaging-nya saat mau proses stripping di warehouse port, barang tetap di unload ke kami, sesampainya disini kami informasikan kpd shipper & exporter kami bahwa barang kami terima namun kondisinya tdk one hundred% dapat dipakai, mohon facts prosedur untuk claim jika ada masalah spt diatas, mengingat sudah +-3 minggu masalah ini blm jg mendapatkan data yg jelas. Terima Kasih.

Polis Asuransi Marine Cargo menjamin kerusakan atau kerugian yang disebabkan oleh suatu risiko dari sejak barang meninggalkan gudang pengirim sampai tiba di gudang tujuan seperti tampak pada gambar:

Should really the part of the co-mingled cargo shipped to the Certain/Consignee be shed and/or ruined within a proportion bigger compared to the ratio outlined during the you can try here past paragraph, these Insurers can pay the reduction in complete, but not exceeding the insured benefit, subject matter relevant deductible, if any.

Incoterms mengatur tanggung jawab antara purchaser dan vendor. Untuk scenario FOB, maka tanggung jawab seller hanyalah sampai barang diatas oversea vessel. Nah pertanyaannya, apakah ini berarti untuk customer dan seller sama2 berhak membeli deal with asuransi ICC (meskipun sebenarnya include ICC ini warehouse to warehouse) ?

apakah yang di atas semua harus membutuhkan polis asuransi,., dan yang paling membutuhkan polis asuransi yang mana pak diantara yang diatas…?//

standard lack of weight – mungkin batasan jelasnya adalah berkurangnya volume, berat, isi yang wajar yang tidak disebabkan oleh kecelakaan – disini jelas tidak adanya unsur external result in

Hal tesebut sangat berbeda dengan Penerbangan , yang mana Undang undang nomor fifteen tahun 1992 tentang Penerbangan dan PP nomor forty th 1995 , sudah mengatur tentang ganti rugi , namun sayangnya penggantian tsb dibatasi hanya sebesar Rp 40juta untuk setiap nyawa penumpang yang Meninggal didalam kecelakaan Pesawat yang dibayar oleh Asuransi milik Negara ( PT.Jasa Rahardja), sungguh ironis memang jika click for more info nyawa manusia yang notabenenya hanya menjadi korban yang tidak berdosa hanya dihargai dengan nilai yang menurut saya sangat tidak memenuhi rasa keadilan bagi si Korban, hal tsb hampir serupa dengan penggantian untuk penumpang kapal laut, Untuk itu harapan saya ( these details sekedar saran )agar dunia asuransi Kerugian Indonesia untuk dapat menjadi mitra Pemerintah untuk duduk bersama didalam membahas besaran penggantian yang dimaksud demi memenuhi rasa keadilan Masyarakat Indonesia yang menjadi korban kecelakaan Pelayaran maupun Penerbangan di negara kita ini.

Aslkm Pak Imam..sblmnya salam kenal.. btw lsg aja pak mau tanya. ada tidak standar deductible di ICC “A” atau seperti apa penerapan deductible untuk m.cargo?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *